Senin, 22 Agustus 2011

Alokasi Anggaran Fungsi Pendidikan 2012 Rp 286,6 Triliun Diprioritaskan untuk BOS dan Sekolah Rusak

17 Agustus 2011 | Laporan oleh aline

Jakarta-Pemerintah mengalokasikan anggaran fungsi pendidikan tahun sebanyak Rp 286,6 triliun pada 2012. Prioritas utama penggunaan anggaran tersebut adalah untuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan perbaikan sekolah rusak.

Demikian disampaikan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono saat menyampaikan pidato  pokok-pokok kebijakan dan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2012 pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2011-2012 di Gedung Nusantara Majelis Permusyawaratan Rakyat, Jakarta, Selasa (16/08/2011).


Presiden SBY menyampaikan, pada RAPBN 2012 mendatang pemerintah tetap dapat memenuhi amanat konstitusi untuk mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN. "Kita bersyukur dari tahun ke tahun alokasi anggaran pendidikan dapat terus ditingkatkan, bahkan melampaui amanat konstitusi," katanya.


Pada tahun lalu anggaran fungsi pendidikan mencapai Rp 225,2 triliun atau 20 persen dari APBN, sedangkan pada tahun ini, jumlah anggaran meningkat menjadi Rp 266,9 triliun atau 20,2 persen dari APBN. "Tahun 2012 kita rencanakan sebesar Rp 286,6 triliun atau 20,2 persen," kata Presiden disambut tepuk tangan para peserta sidang.


Presiden berharap, agar anggaran pendidikan yang besar itu dapat digunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jangkauan pemerataan pendidikan. Presiden menyatakan, di berbagai pelosok desa masih terdapat banyak gedung sekolah yang kurang layak. "Oleh karena itu, menjadi prioritas kita pada tahun 2012 mendatang untuk memperbaikinya dengan anggaran pendidikan yang tersedia."


Alokasi anggaran pendidikan juga tetap diprioritaskan untuk memberikan BOS bagi 31,3 juta siswa setingkat sekolah dasar (SD) dan 13,4 juta siswa setingkat sekolah menengah pertama (SMP), serta menyediakan beasiswa bagi lebih dari delapan juta siswa miskin pada semua jenjang pendidikan.


Sementara, di tingkat pendidikan tinggi, pemerintah memberikan beasiswa peningkatan prestasi akademik, bantuan belajar mahasiswa, dan beasiswa bidik misi yaitu bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan dan bantuan biaya hidup kepada para mahasiswa yang memiliki potensi akademik memadai namun kurang mampu secara ekonomi.


Sejalan dengan itu, kata Presiden SBY, akan ditingkatkan pula mutu dan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan madrasah melalui sertifikat guru sebanyak 90 ribu orang. "Dari apa yang saya kemukakan tadi, Insya Allah tahun 2012 mendatang, kita dapat mewujudkan pendidikan yang lebih merata dan lebih berkualitas kepada warga bangsa di seluruh tanah air." (agung/aline)

read more

Alokasi Dana BOS 2012 Naik 40,5 Persen

17 Agustus 2011 | Laporan oleh aline 
 
Jakarta-Pemerintah  berencana menaikkan alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menjadi Rp 23,6 triliun pada Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2012. Anggaran ini mengalami kenaikan sebanyak Rp 6,8 triliun atau 40,5 persen dari pagu APBN-P tahun ini.

Demikian disampaikan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada kesempatan menyampaikan pidato pokok-pokok kebijakan dan RAPBN 2012 pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2011-2012 di Gedung Nusantara Majelis Permusyawaratan Rakyat, Jakarta, Selasa (16/08/2011).


Presiden SBY menyampaikan, alokasi dana BOS tersebut merupakan bagian dari dana penyesuaian yang mencapai Rp 58,4 triliun yang mengalami peningkatan Rp 3,9 triliun dari pagu APBN-P 2011 Rp 54,5 juta. Dana penyesuaian ini, kata Presiden, dimaksudkan sebagai stimulus bagi daerah dan bukan sebagai pengganti kewajiban daerah untuk menyediakan dana pendidikan BOS daerah.


"Saya mendengar ada  permasalahan dalam penyelenggaraan dana BOS ke daerah pada tahun ini. Saya tidak ingin perolehan dana BOS bagi anak-anak yang berhak mendapatkannya menjadi terlambat. Saya berharap pada tahun mendatang hal-hal yang menghambat penyaluran dana BOS harus ditiadakan," kata Presiden SBY.


Disamping dana BOS, pemerintah juga merencanakan alokasi dana  tunjangan profesi guru pegawai negeri sipil (PNS) daerah sebesar Rp 30,6 triliun. Jumlah itu naik sebesar Rp 12,1 triliun atau lebih dari 65 persen dari pagu APBN-P 2011. Sementara, untuk memenuhi kebijakan perbaikan pendapatan guru PNS daerah menjadi minimal Rp 2 juta per bulan, pemerintah juga tetap menyediakan anggaran untuk tunjangan tambahan penghasilan guru PNS daerah yang belum mendapatkan tunjangan profesi guru, yang keseluruhannya mencapai Rp 2,9 triliun.


"Dengan peningkatan kesejahteraan guru ini diharapkan para guru dapat memberikan kontribusi peningkatan pendidikan yang lebih baik sesuai dengan tanggung jawabnya," pungkas Presiden SBY.(agung/grace)

read more

Pembangunan Pendidikan 2012 Tingkatkan Akses dan Pemerataan

17 Agustus 2011 | Laporan oleh ahmad_dj 

Jakarta --- Pemerintah memprioritaskan pembangunan pendidikan 2012 untuk meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan yang bermutu dan terjangkau. Kebijakan ini ditempuh untuk semua jenjang pendidikan baik pada jalur formal maupun nonformal.

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh menyampaikan, anggaran fungsi pendidikan 2012 direncanakan Rp 286,6 triliun atau 20,2 persen dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN), sedangkan anggaran Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) direncanakan Rp 57,8 triliun. "Pendidikan bagi pemerintah, bagi Presiden, sangat khusus maka harus diberikan perhatian khusus," katanya dalam keterangan pers seusai menjadi pembina upacara pada Upacara Peringatan HUT Ke-66 RI di Kemdiknas, Jakarta, Rabu (17/08).
Hadir pada acara Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal, Sekretaris Jenderal Kemdiknas Ainun Na'im, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdiknas Khairil Anwar Notodiputro, serta sejumlah pejabat eselon I dan II lingkup Kemdiknas.
Menteri Nuh memastikan porsi terbesar alokasi anggaran pendidikan 2012 adalah untuk penyediaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebanyak Rp 23,6 triliun bagi seluruh siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Anggaran BOS mengalami kenaikan sebanyak Rp 6,8 triliun atau 40,5 persen dari pagu APBN-P tahun ini.
"BOS yang sekarang satuan unit cost-nya masih mencakup antara 60-70 persen dari biaya operasional. Karena itu, di BOS 2012 itu dicover 100 persen dari sisi operasional, tetapi bukan berarti meniadakan BOS daerah, sehingga biaya operasional dan pendampingan daerah memperkuat basis peningkatan kualitasnya," katanya.
Dalam sambutannya, Menteri Nuh menyampaikan, salah satu esensi dari proklamasi kemerdekaan adalah kesiapan diri untuk mengelola seluruh potensi dan sumber daya yang dimiliki untuk memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat Indonesia. Menurut Mendiknas, kesiapan diri tersebut meliputi kesiapan dalam aspek mentalitas, sikap, pandangan, dan kemampuan, serta keterampilan teknis.
"Di sinilah pentingnya pendidikan yang mampu mengeksplorasi seluruh potensi yang kita miliki, baik potensi manusiawi, potensi budaya, maupun potensi alamnya. Dalam kerangka itulah pendidikan yang berbasis karakter bangsa kita canangkan," kata Menteri Nuh.
Pada bagian lain sambutannya, Mendiknas mengatakan, Kemdiknas terus menerus meningkatkan akses, kualitas, dan keterjaminan pendidikan. Hal ini dilakukan mulai jenjang pendidikan anak usia dini hingga pendidikan tinggi. "Harus kita pastikan bahwa semua anak bangsa bisa menikmati pendidikan, khususnya pendidikan dasar, dan semakin terbuka kesempatan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,"
Mendiknas menjelaskan, selain untuk BOS, alokasi anggaran pendidikan lainnya adalah untuk menyediakan dana tunjangan profesi guru pegawai negeri sipil daerah (PNSD) sebanyak Rp. 30,6 triliun atau naik Rp. 12,1 triliun (65 persen) dari APBN-P 2011, menyediakan dana tunjangan tambahan  penghasilan guru PNSD yang belum memperoleh tunjangan profesi guru Rp. 2,9 triliun, rehabilitasi gedung-gedung sekolah yang tidak layak, dan penyediaan beasiswa siswa miskin pada semua jenjang pendidikan.
Mendiknas menyebutkan, beasiswa yang diberikan meliputi beasiswa untuk jenjang pendidikan dasar SD dan SMP yang lebih khusus, dan Bidik Misi. Pada jenjang SD dan SMP, pemerintah ingin memastikan siswa yang sudah mendapatkan beasiswa SD, akan mendapatkan beasiswa juga di SMP. "Untuk itu, kata dia, harus dibuat jenjang kepastian karena yang tidak melanjutkan ke SMP itu dari keluarga tidak mampu. Sistem pemberian beasiswa di SMP ada modifikasi," katanya.
Mendiknas menyebutkan, kuota beasiswa Bidik Misi tahun ini sebanyak 20 ribu beasiswa. Kemudian, melalui APBN-P 2011 mendapat tambahan sepuluh ribu beasiswa lagi, sehingga totalnya menjadi 30 ribu beasiswa. Pada tahun 2012 minimal disiapkan 30 ribu beasiswa. "Naik 50 persen," katanya. Diperkirakan, total penerima beasiswa Bidik Misi empat tahun ke depan mencapai 120 -150 ribu mahasiswa.
Sementara untuk pembangunan gedung dan sarana fisik, harus ada penuntasan secara masif. Dengan restrukturisasi anggaran dan efisiensi, Mendiknas yakin perbaikan sarana fisik bisa dilakukan. "Sebelum 2014 bisa kita rampungkan."
Mendiknas mengatakan, sumber dana untuk perbaikan tersebut berasal dari dana alokasi khusus (DAK). DAK yang ada saat ini, kata Mendiknas, mencapai 10 triliun. Dengan tambahan anggaran 10-15 triliun, perbaikan SD dan SMP bisa dituntaskan. "Kita desain tidak hanya tambal sulam bangunan kelas. Kalau jumlah kelas rusak lebih banyak, akan bangun sekolah baru, dengan desain baru, sehingga siswa lebih nyaman belajar," tuturnya.
Sekolah baru itu pun akan dilengkapi perpustakaan dan laboratorium. "Satu paket sedang kami persiapkan," ucap Mendiknas.
Peningkatan mutu dan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan juga menjadi fokus anggaran 2012. Dari total anggaran pendidikan 2012, sebesar Rp 286,6 triliun, atau 20,2 persen dari total APBN, dimanfaatkan untuk BOS,  tunjangan profesi guru, rehabilitasi sarana fisik, dan beasiswa. "Kami ingin melakukan perbaikan melalui penguatan manajemen sekolah," katanya.(agung/aline)

read more

Presiden Minta Prestasi Pendidikan Ditingkatkan


19 Agustus 2011 | Laporan oleh aline

Jakarta --- Insan pendidikan berprestasi yang terdiri dari para pendidik dan tenaga kependidikan yang menjadi juara pertama, kedua, dan ketiga tingkat nasional tahun ini, peraih medali olimpiade dan peraih nilai UN tertinggi  tingkat SD, SMP maupun SMA tahun 2011 berkesempatan bertatap muka dengan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang.

Presiden bangga kepada para teladan dan putra putri bangsa yang berhasil meraih prestasi maupun yang menjadi juara dalam berbagai perlombaan. " Saya berharap prestasi yang telah dicapai dipertahankan dan ditingkatkan di waktu yang akan datang,"   kata Presiden SBY  dalam Acara  "Silaturahim Presiden Republik Indonesia  dengan Pasukan pengibar Bendera Pusaka, Pasukan kehormatan Taruna Akademi TNI dan AKPOL, Paduan Suara dan Orkestra Gita bahana Nusantara, dan Para teladan tingkat nasional, dan peserta Lomba dan pameran Foto kebudayaan Indonesia tahun 2011". Acara ini dilaksanakan pada 18 Agustus di Hal D1, Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta. Wakil Presiden Boediono, Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh dan  sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II  turut hadir di acara ini.

Presiden SBY mengingatkan, hasil pembangunan tidak ada yang instan dan diperoleh dalam hitungan satu dua hari tetapi merupakan hasil dari proses panjang yang berlanjut dari satu generasi ke generasi lain. "Untuk mencapai masa depan Indonesia yang lebih baik diperlukan keyakinan, persatuan dan semua warga bangsa harus bekerja dengan sungguh-sungguh, bekerja keras dan tidak boleh bermalas-malas."

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh hadir dalam acara apresiasi Bank Mandiri terhadap insan pendidikan yang berprestasi dan berdedikasi dalam acara "Mandiri Peduli Pendidikan, Kesungguhan Dalam Mengisi Kemerdekaan dengan Pendidikan" pada 16 Agustus lalu.

Menteri Nuh mengingatkan agar budaya apresiatif konstruktif terus dikembangkan."Kita biasakan  siapa pun yang telah menunjukkan prestasi dan dedikasi akan diberikan penghargaan,"  ucapnya.

Menteru Nuh menjelaskan, interaksi sosial itu ada tiga kelas. Kelas pertama adalah masih sangat tergantung. Kedua, sudah bebas dan merdeka. Kelas ketiga, interdependece yaitu saling mengisi antara satu sama lain sehingga kelebihan dan kekurangan masing-masing bisa saling tertutupi. "Dan acara ini adalah salah satu bentuk interaksi sosial interdependence," kata Menteri Nuh.

Mendiknas mengingatkan, Indonesia sedang menyiapkan generasi 100 tahun kemerdekaan. "Untuk dapat menciptakan generasi yang siap untuk mengelola bangsa sesuai dengan amanat proklamasi peran insan pendidikan sangat penting."

Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini menyatakan, pendidikan akan meningkatkan kualitas bangsa Indonesia dan membawa negara Indonesia diperhitungkan di pentas dunia. "Peran guru sangat vital karena secara langsung mendidik generasi muda Indonesia," ucapnya.

Acara apresiasi kepada insan pendidikan ini  diadakan sejak 2005 dan menjadi acara rutin Bank Mandiri setiap tahun. Sebagai bentuk penghargaan kepada guru berprestasi dan berdedikasi, Bank Mandiri memberikan masing-masing  tabungan sebesar Rp8 juta rupiah kepada guru, Rp3 juta kepada kepala sekolah, dan Rp2 juta rupiah kepada pengawas sekolah. (dina)

read more

Kamis, 18 Agustus 2011

Puasa Menurut Para Ahli Kedokteran

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQX6EpMrjjGBqDO6CB0JGpNElyiNLaBUvPBO5gMvUMdpGxlq1pD4p3Zoin6-Dz0s2pomQDc223f12ohNB2CZqdpc8lg8JAkAdVnzjs3q5Nse4f-Gljd7q7kNyVHhs9ciCxrN65ZGUJhh4/s1600/Puasa-Ramadhan-dan-Hikmahnya-Menurut-Al-Quran.jpg

PUASA memiliki banyak hikmah dan manfaat untuk tubuh, ketenangan jiwa, dan kecantikan. Saat berpuasa, organ-organ tubuh dapat beristirahat dan miliaran sel dalam tubuh bisa menghimpun diri untuk bertahan hidup. Puasa berfungsi sebagai detoksifikasi untuk mengeluarkan kotoran, toksin/racun dari dalam tubuh, meremajakan sel-sel tubuh dan mengganti sel-sel tubuh yang sudah rusak dengan yang baru serta untuk memperbaiki fungsi hormon, menjadikan kulit sehat dan meningkatkan daya tahan tubuh karena manusia mempunyai kemampuan terapi alamiah.

Puasa dapat membuat kulit menjadi segar, sehat, lembut, dan berseri. Karena, setiap saat tubuh mengalami metabolisme energi, yaitu peristiwa perubahan dari energi yang terkandung dalam zat gizi menjadi energi potensial dalam tubuh. Sisanya akan disimpan di dalam tubuh, sel ginjal, sel kulit, dan pelupuk mata serta dalam bentuk lemak dan glikogen.

Manusia mempunyai cadangan energi yang disebut glikogen. Cadangan energi tersebut dapat bertahan selama 25 jam. Cadangan gizi inilah yang sewaktu-waktu akan dibakar menjadi energi, jika tubuh tidak mendapat suplai pangan dari luar. Ketika berpuasa, cadangan energi yang tersimpan dalam organ-organ tubuh dikeluarkan sehingga melegakan pernapasan organ-organ tubuh serta sel-sel penyimpanannya. Peristiwa ini disebut peremajaan sel. Dengan meremajakan sel-sel tubuh, akan bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan dan kesehatan tubuh serta kulit kita. Oleh karena itu, orang yang sering berpuasa kulitnya akan terlihat lebih segar, sehat, lembut, dan berseri karena proses peremajaan sel dalam tubuhnya berjalan dengan baik.

Beberapa Ilmuwan telah melakukan beberapa penelitian tentang puasa diantaranya secara ringkas dibawah ini:

1. Allan Cott, M.D.,
Seorang ahli dari Amerika, telah menghimpun hasil pengamatan dan penelitian para ilmuwan berbagai negara, lalu menghimpunnya dalam sebuah buku Why Fast membeberkan berbagai hikmah puasa, antara lain: a. To feel better physically and mentally (merasa lebih baik secara fisik dan mental). b. To look and feel younger (melihat dan merasa lebih muda). c. To clean out the body (membersihkan badan) d. To lower blood pressure and cholesterol levels (menurunkan tekanan darah dan kadar lemak. e. To get more out of sex (lebih mampu mengendalikan seks). f. To let the body health itself (membuat badan sehat dengan sendirinya). g. To relieve tension (mengendorkan ketegangan jiwa). h. To sharp the senses (menajamkan fungsi indrawi). i. To gain control of oneself (memperoleh kemampuan mengendalikan diri sendiri). j. To slow the aging process (memperlambat proses penuaan).

2. Dr. Yuri Nikolayev
Direktur bagian diet pada Rumah Sakit Jiwa Moskow menilai kemampuan untuk berpuasa yang mengakibatkan orang yang bersangkutan menjadi awet muda, sebagai suatu penemuan (ilmu) terbesar abad ini. Beliau mengatakan: what do you think is the most important discovery in our time? The radioactive watches? Exocet bombs? In my opinion the bigest discovery of our time is the ability to make onself younger phisically, mentally and spiritually through rational fasting. (Menurut pendapat Anda, apakah penemuan terpenting pada abad ini? Jam radioaktif? Bom exoset? Menurut pendapat saya, penemuan terbesar dalam abad ini ialah kemampuan seseorang membuat dirinya tetap awet muda secara fisik, mental, dan spiritual, melalui puasa yang rasional).

3. Alvenia M. Fulton
Direktur Lembaga Makanan Sehat “Fultonia” di Amerika Serikat menyatakan bahwa puasa adalah cara terbaik untuk memperindah dan mempercantik wanita secara alami. Puasa menghasilkan kelembutan pesona dan daya pikat. Puasa menormalkan fungsi-fungsi kewanitaan dan membentuk kembali keindahan tubuh (fasting is the ladies best beautifier, it brings grace charm and poice, it normalizes female functions and reshapes the body contour).

4. Riyad Albiby and Ahmed Elkadi
Mengatakan Puasa dapat meningkatkan kekebalan tubuh atau imun system terhadap berbagai penyakit. Ditunjukkan dengan peningkatan fungsi sel limfa yang memproduksi sel limfosit T yang secara significan bertambah, setelah puasa.

5. Sulimami
Mengatakan bahwa untuk penyakit seperti diabetes sekalipun puasa ramadhan tidak akan berbahaya, malah memberikan banyak manfaat (Sulimami, dll, 1988: 549-552)

6. Jalal Saour
Berpendapat bahwa berkurangnya cairan pada puasa akan menurunkan heart rate atau kerja jantung, pencegahan terhadap penggumpalan darah yang termasuk penyebab serius panyakit jantung.(Jalal, Riyad,1990)

7. Muzam MG, Ali M.N dan Husain
Berpendapat bahwa puasa juga aman untuk pasien yang mempunyai gangguan ulcer pada lambung. Penelitian dilakukan oleh Muzam MG, Ali M.N dan Husain dalam observasi terhadap efek puasa ramadhan terhadap asam lambung.

8. Elson M. Haas M.D.
Direktur Medical Centre of Marin (sejak 1984) mengatakan dalam puasa (cleansing dan detoksifikasi) merupakan bagian dari trilogy nutrisi, balancing, building( toning). Elson percaya bahwa puasa adalah bagian yang hilang “missing link” dalam diet di dunia barat. Kebanyakan orang di barat over eating atau terlalu banyak makan, makan dengan protein yang berlebihan, lemak yang berlebihan pula. Sehingga ia menyarankan agar orang lain mulai mengatur makanannya agar lebih seimbang dan mulai berpuasa, karena puasa bermanfaat sebagai: purifikasi, peremajaan, istirahat pada organ pencernaan, anti aging, mengurangi alergi, mengurangi berat badan, detoksikasi, relaxasi mental dan emosi, perubahan kebiasaan dari kebiasaan makan yang buruk menjadi lebih seimbang dan lebih terkontrol, meningkatkan imunitas tubuh. dan lebih baik lagi bila dalam pengawasan dokter. Puasa dapat mengobati penyakit seperti Influeza, bronkitis, diare, konstipasi, alergi makanan, astma, aterosklerosis, penyakit jantung koroner, hipertensi, diabetes, obesitas, kanker, epilepsi, sakit pada punggung, sakit mental, angina pectoris (nyeri dada karena jantung), panas dan insomnia.

9. Dr Sabah al-Baqir dan kawan-kawan
Mengatakan bahwa Puasa dapat mengurangi jumlah hormon pemicu stress. Dia bersama tim dari Falkutas kedokteran Universitas King Saud.yang melakukan studi terhadap hormon prolaktin, insulin dan kortisol, pada tujuh orang laki-laki yang berpuasa sebagai sampel. Hasilnya bahwa tidak ada perubahan signifikan pada level kortisol. Prolaktin, dan insulin. Ini menunjukkan bahwa puasa bulan ramadhan bukanlah pekerjaan yang memberatkan, dan tidak mengakibatkan tekanan mental maupun saraf. Percobaan ini menunjukan peningkatannya terjadi pada perbedaan waktu saja, bila pada hari tidak puasa prolaktin mengalami kenaikan tertinggi pada jam 16.00. sementara pada bulan Ramadhan mengalami puncaknya pada pukul 21.00 dan menurun lagi sampai batas terendahnya pukul 04.00. Sementara insulin meningkat pada pukul 16.00, sedang pada bulan ramadhan pukul 21.00, menurun sampai batas terendah pukul 16.00. Sedang Kortisol pada hari biasa mencapai puncaknya pukul 09.00, menurun pada pukul 21.00, sementara pada bulan Ramadhan tidak ada perubahan berarti.

10. Dr Ahmad al-Qadhi, Dr. Riyadh al-Bibabi
Bersama rekannya di Amerika melakukan uji laboratorium terhadap sejumlah sukarelawan yang berpuasa selama bulan Ramadhan. Hasil penelitian ini menunjukan pengaruh positif puasa yang cukup signifikan terhadap sistem kekebalan tubuh. Indikator fungsional sel-sel getah (lymfocytes) membaik hingga sepuluh kali lipat, walaupun jumlah keseluruhan sel-sel getah bening tidak berubah, namun prosentase jenis getah bening yang bertanggung jawab melindungi tubuh dan melawan berbagai penyakit yaitu sel T mengalami kenaikan yang pesat.

11. Dr Riyadh Sulaiman dan kawan-kawan
Tahun 1990 dari RS Universitas King Khalid, Riyadh Saudi melakukan penelitian terhadap pengaruh puasa Ramadhan terhadap 47 penderita diabetes jenis kedua (pasien yang tidak tergantung insulin). Dan sejumlah orang sehat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puasa bulan ramadhan tidak menimbulkan penurunan berat badan yang signifikan. Tidak ada pengaruh apapun yang berarti pada kontrol penyakit diabetes diabetes dikalangan penderita ini. Sejauh ini puasa Ramadhan aman saja bagi penderita diabetes sejauh dilakukan dengan kesadaran dan kontrol makanan serta obat-obatan.

12. Dr. Muhammad Munib
Dan kawan-kawan dari Turki juga melakukan sebuah penelitian terhadap seratus responden muslim, Sampel darah mereka diambil sebelum dan diakhir bulan ramadhan, untuk dilakukan analisis dan pengukuran terhadap kandungan protein, total lemak (total lipid), lemak fosfat, asam lemak bebas, kolesterol, albumin, globulin, gula darah, tryglycerol, dan unsur-unsur pembentuk darah lainnya, dan didapat, antara lain bahwa terjadi penurunan umum pada kadar gula (glukosa) dan tryacyglicerol orang yang berpuasa, terjadinya penurunan parsial dan ringan pada berat badan, tidak terlihat adanya aseton dalam urin, baik dalam awal maupun akhir puasa, sebab sebelum puasa ramadhan, kenyataan ini menegaskan tidak adanya pembentukan zat-zat keton yang berbahaya bagi tubuh selama bulan puasa islam, Dengan keutamaan puasa, glikogen dalam tubuh mengalami peremajaan, memompa gerakan lemak yang tersimpan, sehingga menghasilkan energi yang lebih meningkat.

Sejak zaman dulu puasa dipakai sebagai pengobatan yang terbaik seperti kata Plato bahwa puasa adalah untuk mengobati sakit fisik dan mental. Philippus Paracelsus mengatakan bahwa “Fasting is the greatest remedy the physician within!”

Puasa sudah diakui menjadi penyembuh terhebat dalam menanggulagi penyakit, bahkan di amerika ada pusat puasa yang diberi nama “Fasting Center International, Inc”, Director Dennis Paulson yang berdiri sudah sejak 35 tahun yang lalu, dengan pasien dari 220 negara. Yang merekomendasikan Puasa dalam: (1) program penurunan berat badan, (2) mengeluarkan toxin tubuh, (3) puasa dapat memperbaiki energy, kesehatan mental, kesehatan fisik dan yang paling terpenting meningkatkan kualitas hidup.


Sumber : http://anasarema.blogspot.com/2010/08/puasa-menurut-para-ahli-kedokteran.html
read more

Alat Musik Unik dari Papua


[imagetag]

Tifa adalah alat musik yang berasal dari maluku dan papua, Tifa mirip seperti gendang cara dimainkan adalah dengan dipukul. Terbuat dari sebatang kayu yang dikosongi atau dihilangi isinya dan pada salah satu sisi ujungnya ditutupi, dan biasanya penutupnya digunakan kulit rusa yang telah dikeringkan untuk menghasilkan suara yang bagus dan indah. bentuknyapun biasanya dibuat dengan ukiran. tiap suku di maluku dan papuamemiliki tifa dengan ciri khas nya masing-masing.

Tifa biasanya dimainkan untuk mengiringi tarian tradisional, seperti Tarian perang, Tarian tradisional asmat,dan Tarian gatsi. rian ini biasanya digunakan pada acara-acara tertentu seperti upacara-upacara adat maupun acara-acara penting lainnya.
[imagetag]


[imagetag]

read more